Anggota Sanggar Heritage Mengikuti Pelatihan Tari Kerasi Baru

| 28-01-2016   14:58:07 WIB | dilihat 380 kali

Rabu (27/1/2016), anggota sanggar tari ubudiyah Heritage mengikuti pelatihan Tari Kreasi Baru yang di laksanakan oleh Komunitas Saleum bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Aula Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry.

Direktur Komunitas Saleum, Imam Juwaini mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk menumbuhkan minta para peserta yang selama ini bergelut di dunia tari tradisi atau kreasi. Para peserta diharapkan lebih terampil membuat konsep atau melahirkan gagasan untuk kemajuan dunia tari di Aceh.

“Juga bisa mengasah dan mempertajam kepekaan serta kemampuan para praktisi seni, guru tari, dan para penari yang menjadi peserta dalam workshop ini. Kita ingin semuanya lebih kreatif dalam berkarya,” kata Imam.

Workshop dengan tema pembinaan dan pengembangan kreatifitas kebudayaan Aceh itu menghadirkan akademisi dan praktisi seni tari pertunjukan Aceh, Marzuki Hasan, sebagai pemateri. Pria yang lebih dikenal dengan nama Pak Oki itu adalah seniman Aceh yang selama ini berkiprah dalam dunia tari tradisi dan kreasi di tingkat nasional dan dunia internasional.

“Sengaja kita menghadirkan Pak Oki, karena beliau adalah maestro di bidang tari. Kita berharap semua peserta bisa mengenal lebih jauh tentang tari kreasi baru ini,” ujar Imam.

Ia menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan dalam bentuk life skiil selama satu hari penuh, dengan menggunakan metode diskusi, penjelasan, dan peragaan gerak langsung secara bersamaan.

Anggota Sanggar Tari Ubudiyah Heritage, Muksalmina mengatakan, bangga bisa mengikuti pelatihan tersebut yang melibatkan seniman, perwakilan sanggar, dan guru kesenian di Banda Aceh dan Aceh Besar.

 

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Allah Ta'ala berfirman (dalam hadits Qudsi) : "Kebesaran (kesombongan atau kecongkakan) pakaianKu dan keagungan adalah sarungKu. Barangsiapa merampas salah satu (dari keduanya) Aku lempar dia ke neraka (jahanam)." (HR. Abu Dawud) "